Danau Kaco 1289 m dpl



Danau Kaco | photo +Deri Tanjung


Awal Bulan Februari ini Bumi Merangin kedatangan tamu kawan - kawan dari UNIKOM Bandung dan satu lagi kawan dari Jambi Imam Belle, yang mau minta di pandu ke wisata alam Danau Kaco Kerinci yang terletak di desa Lempur, Kec. Gunung Raya, Kab. Kerinci Prov. Jambi.

Danau Kaco terletak pada ketinggian 1.289 mdpl di dalam kawasan hutan hujan tropis lebat di kaki Gunung Batuah, akhir-akhir ini telah menjadi suatu tempat destinasi wisata alam yang sangat terkenal, dikunjungi oleh banyak wisatawan lokal, nasional dan internasional setiap harinya. Bagaimana tidak, danau dengan ukuran 30 x 30 meter ini menyilaukan setiap mata yang memandangnya karena warna biru dan kejernihan airnya. Teka - teki secara ilmiah sampai sekarang belum dapat mengungkapkan misteri danau yang sangat elok dan eksotik ini, merupakan kekayaan alam yang sangat berharga tidak hanya untuk kepentingan pelestariannya melainkan juga untuk kepentingan ilmiah, kepentingan konservasi, kepentingan dunia pariwisata dan kepentingan lainnya di masa depan.

Namun yang menjadikan danau ini unik adalah warnanya yang biru dan sangat kontras dengan warna disekitar danau, selain itu danau ini memiliki kedalaman yang masih diketehui. Meskipun kedalamannya masih belum diketahui, danau ini sangat bening dan kita bisa melihat ribuan ikan semah yang ada didalamnya. Danau kaco juga memiliki keajaiban yaitu mengeluarkan cahaya yang terang saat gelap gulita, terutama bila bulan purnama muncul. Biasanya banyak wisatawan yang camping didanau ini dan ada juga yang balik hari cuma hanya untuk menikmati keindahan danau kaco. 


Tanggal 2 februari 2015

Hari pertama untuk kawan - kawan dari UNIKOM Bandung berada dikota Bangko, Bangko merupakan kota persimpangan karena dari Bangko kita bisa ke padang , kerinci , Sumsel dan ke Jambi pastinya. Kita berangkat dari kota Bangko jam 10.00 wib menggunakan kendaraan roda empat ± 3.5 jam perjalanan untuk sampai di Desa lempur, saya Deri Guide Bumi Merangin yang akan guide kawan - kawan Adrenalin, Madon, Vian (UNIKOM Bandung), Imam Belle, Rolly dan Dika (dari Bangko) ke Danau Kaco Kerinci, setelah mempersiapkan kebutuhan untuk beberapa hari disana seperti baju kaos, celana pendek/panjang, kaos kaki, sleepingbad, sweeter/janket dan perlengkapan lainnya mengingat di Kerinci bercuaca dingin. Pada pukul 12.00 wib kamipun beristirahat untuk makan siang di atas puncak bukit, dibawahnya terhampar luas mata memandang perbukitan yang hijau dan angin yang cukup kencang. Selama dalam perjalanan kita dapat melihat bentangan landscape yang indah melewati jalan yang berbelok - belok dan jurang sebelah kirinya yang dialiri sungai yang jenih (sungai Merangin). 

Setelah beristirahat kamipun melanjutkan perjalanan menuju desa Lempur. Pada pukul 14.00 wib kamipun tiba di desa Lempur dan disambut dengan perbukitan dan padi yang menguning, angin yang sepoi - sepoi udaranya yang segar sengguh indahnya alam ini dan bagi kita generasi muda wajib menjaga kelestarian alam ini. 


Tanggal 3 februari 2015

Mentari pagi terbit diufuk timur membangunkan kami dari lelapnya tidur, segas kopi dan teh hangat yang menemani obrolan pagi ini. Setelah sarapan pagi dan list perlengkapan yang akan dibawa; baju kaos, celana pendek/panjang, kompor, dan konsumsi. Setelah persiapan terasa lengkap kamipun berkunjung ke Sekret KPA PANCAGURA selaku pengelola, untuk melapor tujuan kami ke danau Kaco dan kita diwajibkan membayar uang kebersihan sebesar Rp.10.000,-/orang.


Tugu Depati Parbo | Photo +Deri Tanjung

Setelah menyelesaikan administrasi, pukul 10.00 wib kami pun mulai berangkat menuju Tugu Benteng Depati Parbo dengan kendaraan roda dua ±15 menitan dari desa Lempur. Yang penting diingat adalah tata tertib/kelakuan selama perjalanan ada baiknya kita selalu menjaga sikap, supaya tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan. Dari simpang Tugu Depati Parbo kami melanjutkan dengan berjalan kaki, menapaki jalan hampir 80% berlumpur dan itu sangat membuat kami kelelahan perlu kehati - hatian dalam melangkah kalo tidak hati - hati/fokus bisa - bisa terpeleset. Sangat dianjurkan memakai sepatu/sandal tracking melihat kondisi jalan yang berlumpur. 

Setelah 1 jam berjalan kamipun tiba dishelter 1 untuk beristirahat sambil memakan makanan/minum yang kami bawa dari desa, dibawah rindangnya pohon yang masih asri kiri - kanan kami masih berdiri pohon - pohon yang besar. Tenaga sudah terasa pulih kamipun melanjuti perjalanan dan yang pastinya tidak lepas dari jalan yang berlumpur. 



Shelter 1 | Photo +Deri Tanjung


Selang ±1 jam kami pun tiba di shelter 2. Dalam perjalan ke shelter 2 kita menapaki jalan berbatu, mendaki dan berlumpur perlu berhati-hati supaya pulangnya kaki tetap aman. Setelah beristirahat sebentar kami melanjutkan perjalanan, selepas dari shelter 2 kita akan menuruni bukit yang berbatu melewati selah - selah pohon bambu, melewati beberapa sungai kecil dan menyeberangi sungai Menjuto yang berarus deras dan sewaktu - waktu kita tidak dapat dilewati bila terjadi hujan di hulu sungai. 

Danau Kaco
Setengah jam perjalanan kami pun mendengar suara air dan itu tandanya kami telah sampai didanau kaco. Tak disangka begitu indahnya ciptaan Tuhan, dengan keadaan yang lelah ini terasa terbayarkan setelah melihat danau ini. Dasar danau pun terlihat jelas walaupun kedalamannya belum terukur, ikan semah yang terlihat jelas bermain kesana - kemari menyambut kedatangan kami. Kamipun beristirahat menikmati keindahan danau kaco, ada yang langsung berphoto - photo karena tidak tahan lagi dengan keindahannya atau sekedar beristirahat sejenak dan sebagian lagi mempersiapkan kompor untuk memasak mie dan kopi. 



Tampak Ikan Semah

Pada pukul 16.00 wib kami pun bergegas packing perlengkapan dan pulang karena hujan yang mulai turun. Selama perlajalan kamipun kehujanan sialnya kami tidak membawa jas hujan karena sewaktu perginya cuaca tidak mendung dan tidak ada tanda - tanda mau hujan dengan sekejap cuaca pun berubah. Dengan langkah agak cepat dan kadang - kadang berhenti karena kondisi kaki yang mulai pegal dan kelelahan, pukul 18.00 kami tiba di tugu Benteng. Akhirnya selamat sampai tujuan walaupun keadaan lelah dan hari sudah mulai gelap.



Bumi Merangin



Ini sedikit cerita perjalanan dari kami ... 




Tips untuk ke Danau Kaco:

· Pakailah celana pendek/panjang dan nyaman bila dipakai
· Sangat di anjurkan Pakai sepatu/sandal gunung
· Jangan lupa bawa jas hujan karena cuaca sulit untuk diprediksi
· Tali untuk antsipasi menyeberangi sungai Menjuto


Posting Komentar

Postingan Populer